Perihal Olah Tubuh (1) ; Catatan Awal

Perihal Olah Tubuh (1) ; Catatan Awal

Whani Darmawan

Saya dengar dan baca pengetahuan ini dari banyak orang banyak buku, bahwa tubuh menduduki peran penting dalam seni peran. Bukan saja secara verbal bahwa tubuh ini memang menunjukkan wujud, namun juga dalam arti yang lebih dalam, yang menyangkut sistem komunikasi bentuk (gesture) dan banyak hal lainnya. Jika menyangkut langsung verbal tubuh maka olahraga menjadi alasan utama bagi aktor untuk menjaga kesehatannya. Simpel. Lalu muncullah terminologi olah tubuh untuk aktor. Apa itu?

Jika kita bicara tubuh dengan fungsinya, maka kita akan berhadapan dengan banyak spesialisasi untuk menunjukkan fokus-fokus. Untuk menjadi aktor memang tak perlu kuliah di universitas kedokteran atau biologi untuk mengetahui hingga khatam soal tubuh, tetapi upaya untuk berpengetahuan atasnya adalah tindakan ‘kodrati’ yang musti ditempuh oleh aktor untuk menjaga kesadaran akan disiplin dan pengetahuan. Pengetahuan membawa orang pada pencapaian kebenaran. Pengalaman (disiplin) membawa tubuh pada ruang laboratories pembuktian-pembuktian.

Ketika dulu saya berangkat berlatih untuk menjadi aktor, dikhabarkan oleh para pelatih saya bahwa aktor musti memiliki tubuh yang bagus. Pengertian tubuh yang bagus tak ada hubungannya dengan terminologi seksi dalam hegomoni kultur metroseksual atau apolonian yang torso musti segitiga, peruts six pack, ornamen lengan atas biceps, triceps indah berotot proporsional. Meski dunia industri film (terutama Holywood) sudah sejak lama mengakomodir hal itu untuk kepentingan yang otentik maupun tidak, tetapi bukan itu yang saya maksudkan dalam konteks ini.

Tubuh yang bagus adalah (1) tubuh yang sehat (2) tubuh yang luwes. Menyangkut point 2 luwes yang dimaksudkan secara gestural mampu membawa aktor dalam komunikasi yang diperlukan. Misalnya, lumrah jika jika Daniel Day Lewis berbadan tegap dalam film The Last of Mohicans (1992), lumrah juga jika ia terbungkuk duapuluh tahun kemudian dalam film Lincoln (2012). Atau Mattew McConaughey yang mengelola tubuhnya demikian kurus untuk menjadi seorang penderita aids dalam film Dallas Buyers Club (2013). Orang mengatakan sebagai tuntutan peran. Tubuh sebagai sarana komunikasi sebagaimana karakter dan psikososial tokoh.

Lalu bagaimana mengawali olah tubuh? Ada berapa ragam olah tubuh yang musti ditempuh oleh seorang calon aktor? ****