SINOPSIS THE AMAZING SUPARMAN

SINOPSIS THE AMAZING SUPARMAN

Pada sabtu 25 November 2017 bertempat di Pendapa Art Space Yogyakarta, pk 19.00 wib aktor Yantoro akan memainkan lakon monolog karya tulis Whani Darmawan yang berjudup The Amazing Suparman karya tulis lakon monolog Whani Darmawan. Lakon tersebut adalah salah satu cerita yang ada dalam buku kumpulan lakon monolog ‘Sampai Depan Pintu.’ inilah sinopsisnya.

Menurut paradigma lawyer – demikian dikatakan oleh Al Pacino melalui tokohnya, Abrams, dalam film Misconduct – yang terpenting bukan kejadian yang sebenarnya, melainkan yang tampak. Kalimat ini bisa membawa kita pada suatu interpretasi bahwa kenyataan yang sebenarnya bisa saja ditutupi. Tetapi bagaimana dengan suatu ajaran yang mengatakan bahwa bahasa verbal itu hanya tigapuluh persen kebenarannya, jika dibanding dengan prosentase sisanya, yakni bahasa tubuh? Sejauh apapun kita menutupi kebenaran batin melalui kata-kata, orang akan merasa tersentuh, kasihan, mengharukan, sekaligus konyol melihat kebenaran bahasa tubuh dan verbal memaradoks merepresentasikan keadaan tertentu dalam satu suguhan perilaku.

Itu pula yang dialami oleh tokoh Suparman. Hampir seluruh hidupnya Suparman berada di dalam kemiskinan. Sebagai orang yang bahkan makan saja sulit kemudian Suparman dengan sengaja menjadikan situasi sulit makan ini menjadi pangkal pikir dan pangkal tindak ; mengubahnya menjadi laku puasa. Dengan laku puasa ini ia berharap bisa mendapatkan keberuntungan dalam hidupnya. Benar saja, salah satu hasil yang berhasil ia petik dari matiraga tersebut adalah ia kebal bacok. Karena keberhasilan kecil inilah Suparman semakin meyakini bahwa ia bisa meraih sukses dengan metode matiraganya ini. Siapa tahu kelak ia bukan saja bisa meneguhkan dirinya sebagai Suparman, tetapi lebih lagi menjadi Superman. Semakin ia yakin semakin ia lucu. Lucu dalam kepedihan dan kekonyolannya. ***